Voluntarily Dictated

©
Photo: 
Courtesy of IndoARTNow -- Tampilan presentasi karya di pameran E (Selasar Sunaryo Art Space, Bandung, 2013).

Voluntarily Dictated

Seniman: 
Tahun Karya: 
Medium: 
kertas bekas kemasan makanan
Dimensi: 
Bervariasi

Voluntarily Dictated merupakan bagian dari pameran tunggal "E" yang mengangkat isu tentang makanan. Prilla mengumpulkan kardus bekas dan kemasan makanan, seperti sereal dan susu bubuk, kemudian memilah bagian-bagian yang menunjukkan keunggulan gizi yang ditonjolkan produk tersebut, lantas menyusunnya di dinding menggunakan teknik kolase. Sebuah karya yang merepresentasikan ironi dari fenomena konsumerisme. Strategi promosi dari produk makanan berbahan pengawet, yang menonjolkan "keunggulan gizi" pada kemasannya, pada nyatanya tidak memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan konsumen. Kalimat yang juga menjadi judul karya ini sesungguhnya juga mengingatkan kita, para konsumen, yang secara sukarela didikte oleh bentuk-bentuk promosi dari produk-produk makanan itu. Lewat karya ini, Prilla sekaligus menunjukkan cara kreatif dalam merespon limbah produk yang sulit diurai itu: usaha daur ulang; serta caranya untuk memetakan siklus dan jaringan proses makanan dalam konteks Indonesia.

Sumber: 
-